Arsip

Archive for the ‘Dunia Muslimah’ Category

Kartini: Pejuang Islam ataukah Penganut Theosofi?


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Beberapa waktu yang lalu saya membeli buku “Gerakan Theosofi di Indonesia” yang ditulis oleh Artawijaya dan diterbitkan oleh Penerbit Al Kautsar. Saya sudah hampir selesai membaca buku itu. Namun ada yang mengganjal di hati. Dalam pembahasannya tentang Kartini, Artawijaya mengulas surat-surat Kartini dan menurut analisa beliau, Kartini kemungkinan adalah anggota Theosofi atau paling tidak terpengaruh oleh pemikiran Theosofi yang berakar dari Freemasonry.

Sementara, dalam sejumlah artikel yang pernah saya baca, Kartini disebutkan sebagai pejuang wanita yang mencoba memperjuangkan nilai-nilai Islam. Sebenarnya manakah yang benar: apakah Kartini seorang Theosof; terpengaruh oleh Theosofi, ataukah Kartini seorang priyayi Jawa yang mencoba memperjuangkan nilai-nilai Islam dari belenggu adat?Mohon penjelasannya.

wanttowakeup Baca selanjutnya…

Iklan
Kategori:Dunia Muslimah

Jamu Jilbab


Begitu banyak aktivitas ekonomi dhuafa di sekitar kita. Tapi terbayangkah jika seorang wanita harus berjalan kaki selama sekitar empat jam seorang diri, setiap hari. Belum lagi dengan ancaman pelecehan seksual yang mungkin terjadi.

Seperti itulah seorang penjual jamu gendong keliling di kawasan Jakarta Selatan. Berikut penuturannya kepada Eramuslim, termasuk kenapa ia mengenakan jilbab.

Nama Mbak?
Lestari

Sudah berapa lama Mbak berjualan jamu gendong?
Sejak saya lulus SMP

Usia Mbak sekarang berapa?
Sembilan belas tahun. Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah

Jalan Penikahan


Pernikahan tak ubahnya seperti sebuah wadah buat tumbuhnya benih cinta. Jika benih cocok dengan suasana wadah, tanaman pun tumbuh. Dan mulailah dua daun muda nan segar tampak menghias wadah. Kelak, daun cilik itu akan tumbuh banyak; siap mengolah energi cinta menjadi buah.

Begitulah kira-kira bayangan banyak orang tentang indahnya sebuah pernikahan. Tak heran jika pernikahan bukan sekadar pilihan. Melainkan, sebuah cita-cita. Setidaknya, perasaan itulah yang kini dialami Jejen.

Satu tahun sudah Jejen menghitung-hitung langkahnya menuju pernikahan. Pada tanggal satu Muharam lalu, tekad itu akhirnya membulat. Kini pemuda jebolan sekolah tehnik menengah itu pun tengah repot-repotnya menempuh proses.

Semua persyaratan Jejen siapkan. Mulai dari tabungan ala kadarnya, biodata, dan tentu saja foto. Untuk syarat yang terakhir tadi, Jejen agak ragu. Berkali-kali ia tatap foto dirinya. Tapi, percaya diri yang ia tunggu-tunggu belum juga sempurna. Jejen masih menyisakan ragu, “Kok nggak cakep juga, ya. Padahal fotonya di studio!” Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah

Jadi, Sebenarnya Apa Agama Kartini?


Assalamu’alaykum wr. wb.

Banyak mengatakan dia seorang Theosofi, tapi di satu sisi ia memliki sisi Keislaman.Bukankah Kartini itu seorang muslim dan dia dekat dengan komunitas muslim. Sebenarnya bagaimana agama Kartini?

Syukron jazakalloh khoir, wassalamu’alaykum wr. wb.

Ummu Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah

Pelajaran dari Surat R.A Kartini


Muslimahzone.com – Bermula dari interaksi dengan sebuah buku yang berjudul Fakta & Data Yahudi di Indonesia (Ridwan Saidi dan Rizki Ridyasmara), saya menjumpai suatu pembahasan di halaman 66-69 yang berisi kisah mengenai pikiran-pikiran R.A Kartini tentang agama sebagaimana tertulis dalam surat-suratnya kepada kenalan-kenalannya di negeri Belanda. Berikut kutipan surat-suratnya sebagaimana termuat dalam buku tersebut.

Tahun-tahun datang dan mereka (tahun-tahun, RS) kemudian pergi… Kami bernama orang Islam karena kami keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah orang-orang Islam hanya pada sebutan belaka, tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah seruan, adalah bunyi tanpa makna. Demikianlah kami hidup terus sampai terbitlah matahari yang akan mendatangkan pergulingan di dalam kehidupan rohani kami. (Surat 15 Agustus 1902 kepada E.C. Abendanon)

Agama yang sesungguhnya adalah kebatinan, dan agama itu bisa dipeluk baik sebagai Nasrani maupun Islam, dan lain-lain. (Surat 31 Januari 1903)

Selalu menurut paham dan pengertian kami, inti segala agama adalah Kebajikan, yang membuat agama menjadi baik dan indah. Tapi, duh: orang-orang ini, apakah yang telah kalian buat atasnya (maksudnya kebajikan, RS).  Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah

Hadiah Nabawiyah Untuk Menghapus Musibah


Muslimahzone.com – Saudariku Muslimah …Ini adalah hadiah nabawiyah kepada para wanita yang dengannya Allah menghapus musibah darimu,  mengeluarkanmu dari kesulitan-kesulitan dan menjadikan sebuah kebahagiaan untukmu dari kesedihan dan jalan keluar dari kesusahan.

Ini benar-benar hadiah.
Ini benar-benar ghanimah (harta ramapasan perang).

Sahabiyah yang mulia Ummu Salamah radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan kepada kita, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba yang tertimpa musibah lalu dia berkata ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun, allohumma ‘jurni fii mushiibatii wa akhlif lii khoirom-minhaa’(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali, ya Allah berikanlah pahala kepadaku dalam musibahku dan gantilah untukku yang lebih baik daripadanya), kecuali Allah subhanahu wa ta’ala memberikan pahala kepadanya dalam musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik.”
[Hadits shahih diriwayatkan oleh Muslim 918, Abu Daud 3119, Ahmad 6/313, Abdur Razzaq 5/564 dalam Al-Mushannaf, At-Tirmidzi 3578, Ibnu Majah 1598, dan Ath-Thayalisi 809] Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah

Peran Ganda Aktivis Muslimah Di Eropa


dakwatuna.com – Meskipun gelombang pencitraan buruk terhadap Islam meluas di Eropa, namun dakwah menyeru manusia untuk kembali kepada fitrahnya mendapatkan sambutan luar biasa besar, terutama bagi mereka-mereka yang menemukan bukti dan melihat secara objektif bahwa Islam berbeda seratus delapan puluh derajat dari apa yang selama ini diissukan. Peran dakwah ilallah itulah yang dilaksanakan oleh para juru dakwah muslimah di Eropa dalam beberapa pekan lalu dalam moment pelatihan Islam.

Jumlah juru dakwah muslimah di Eropa lebih dari saratusan. Mereka beraktivitas secara legal bersama pemerintahan Eropa. Model aktivitas itu di antaranya; kunjungan ke kampus, sekolah, lembaga sosial, dan lembaga pemasyarakatan. Bahkan pemerintahan Eropa memfasilitasi aktivis muslimah untuk berkiprah dalam kerja-kerja sosial di komunitas umum, selain mereka memainkan peran yang signifikan dalam mencerdaskan komunitas muslimah, lewat lembaga-lembaga atau Islamic centre dan di setiap masjid di Eropa. Baca selanjutnya…

Kategori:Dunia Muslimah
%d blogger menyukai ini: